LainnyaGaleri Foto
LainnyaVideo
LainnyaLayanan Informasi

Laporan Keuangan Tahunan Kemenko Perekonomian 2016 (Audited)

14 Jun 2017 - 10:01Sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, dan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2015 tentang Anggaran...


Bahan Paparan dalam Kegiatan Penyampaian Outlook Ekonomi 2017
Kamis, 10 November 2016 - 11:02
Bahan Paparan dalam Kegiatan Penyampaian Outlook Ekonomi 2017
Sumber gambar : ekon.go.id
Dokumen Lampiran
NoDeskripsiFilenameFilesize 
1Bahan Paparan Menko Perekonomian dalam Kegiatan Penyampaian Outlook Ekonomi 2017bahan-paparan-menko-perekonomian-10-november-2016..pdf2.6 MB
2Bahan Paparan Kepala Ekonom CIMB Niaga dalam Kegiatan Penyampaian Outlook Ekonomi 2017economic-outlook-indonesia-in-2017-adrian-panggabean-cimb-niaga-.pdf1.1 MB
3Bahan Paparan Kepala Ekonom Bank Mandiri dalam Kegiatan Penyampaian Outlook Ekonomi 2017indonesia-economic-prospects-bank-mandiri-anton-h-gunawan-.pdf3.1 MB
4Bahan Paparan CEO PT Astra International Tbk dalam Kegiatan Penyampaian Outlook Ekonomi 2017prijono-sugiarto-pt-astra-international-tbk.pdf1.0 MB
Pada tahun 2017, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan sedikit meningkat dengan disertai harga komoditas yang tidak berubah dan sektor keuangan yang relatif berisiko. Sementara itu, perekonomian Indonesia diprediksi akan tetap kuat dengan posisi fiskal yang lebih baik.
 
“Pemerintah me-review apa yang sudah dilakukan dan meluruskan yang sudah dikerjakan dan seperti apa kita mengharapkan hasilnya”, ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat memberikan sambutan dalam Penyampaian Outlook Ekonomi Indonesia 2017, Kamis (10/11) di Jakarta.
 
Saat ini Indonesia berada pada jalur pertumbuhan ekonomi 5% atau lebih. Pemerintah akan terus fokus pada kebijakan di bidang reformasi fiskal dan reformasi struktural. Hal ini untuk membangun pondasi menjadi pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkualitas pada tahun2018  dan selanjutnya.
 
Selain itu, dengan terbatasnya ruang untuk stimulus fiskal, belanja pemerintah yang lebih produktif dan peningkatan investasi sektor swasta menjadi sangat penting. (ekon)
 
 
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI
Farah Heliantina
 
Website: www.ekon.go.id
Twitter : @PerekonomianRI
Email: humas.ekon@gmail.com
Publikasi Terkaitrss
Informasi tidak ditemukan
Bahan PaparanLainnyarss
Informasi tidak ditemukan
Publikasi TerbaruLainnyarss
Informasi tidak ditemukan