[Mingguan] Laporan Ekonomi Mingguan Edisi XXXVIII-2018
Jumat, 02 November 2018 - 17:55
Dokumen Lampiran
NoDeskripsiFilenameFilesize 
1Menjaga kestabilan nilai tukar rupiah terhadap barang dan jasa yang dicerminkan oleh perkembangan laju inflasi merupakan salah satu fungsi dan tugas Bank Indonesia sebagai otoritas moneter di Indonesia.laporan-mingguan-xxxviii-19-laporan-mingguan-d1.pdf1.1 MB
Menjaga kestabilan nilai tukar rupiah terhadap barang dan jasa yang dicerminkan oleh perkembangan laju inflasi merupakan salah satu fungsi dan tugas Bank Indonesia sebagai otoritas moneter di Indonesia. Jika dibandingkan dengan negara lain dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (s.d tahun 2017), Indonesia memiliki tingkat inflasi relatif tinggi dibandingkan dengan negara peers, seperti Singapura, Malaysia, Thailand dan Filipina. Inflasi domestik yang cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat inflasi di negara tetangga, dikhawatirkan akan menyebabkan tingkat bunga domestik riil menjadi tidak kompetitif sehingga akan memberikan tekanan pada nilai tukar. Ketidakstabilan harga pada akhirnya dapat menciptakan ketidakpastian bagi fundamental ekonomi yang akan berpengaruh terhadap pengambilan keputusan
untuk berinvestasi, konsumsi dan juga produksi di mana dapat menganggu aktivitas perekonomian dalam jangka panjang. Oleh karenanya, pencapaian target inflasi yang rendah dan stabil merupakan kerangka dasar tujuan kebijakan ekonomi makro di berbagai negara maju dan berkembang.
Publikasi Terkaitrss
Informasi tidak ditemukan
MajalahLainnyarss
Informasi tidak ditemukan
Publikasi TerbaruLainnyarss
Informasi tidak ditemukan