Sumber ekon.go.id

[Berita] - Menko Airlangga Tegaskan Komitmen Pemerintah dalam Pengembangan SDM

28 Feb 2020 13:33 WIB

Sumber Daya Manusia merupakan salah satu kunci pendorong pertumbuhan ekonomi. Semakin berkualitas SDM sebuah negara, maka akan semakin maju negara tersebut. Untuk itu, kebijakan peningkatan kualitas SDM diperlukan agar bisa menaklukkan persaingan global.

Menurut Airlangga, Saat ini Pemerintah sedang mendorong kawasan ekonomi khusus untuk pendidikan yang terdapat di Serpong. Pihaknya juga mengkonfirmasi adanya kerja sama dengan lembaga pendidikan tinggi Monash University dan Apple Academy.

Pada tahap pertama Monash University akan menyiapkan program pendidikan tinggi yang berkonsentrasi pada ekonomi digital. “Dua-duanya berada di Serpong yang memang sudah Pemerintah siapkan menjadi kawasan khusus pendidikan,” tutur Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menjadi narasumber kuliah umum di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta (28/02).

Dari penuturan Airlangga, Pemerintah menginginkan “kawah candradimuka” dalam bentuk universitas-universitas yang berkelas dunia. Menurutnya, saat ini universitas di Indonesia seluruhnya berada pada rata-rata 300 terbaik di dunia. Mengutip perkataan Presiden, kuncinya adalah kecepatan.

“Jika untuk masuk ke 100 itu membutuhkan infrastruktur, waktu dan dukungan yang lebih besar. Maka, lebih baik univeristas yang 100 terbaik kita datangkan ke Indonesia,” imbuhnya.

Kota Iskandar, Malaysia dapat mendatangkan 6 universitas kelas dunia dan Singapura terdapat sekitar 8 hingga 9 universitas kelas dunia. “Masa 1 universitas kelas dunia pun tidak ada yang mampir ke Indonesia?,” ujar Menko Airlangga.

Dalam kesempatan ini Airlangga menjelaskan bahwa dalam RUU Cipta Kerja diatur ketentuan agar universitas mancanegara dapat beroperasi di Indonesia. Dengan kebijakan yang ada pada RUU Cipta Kerja diharapkan agar beberapa universitas kelas dunia dapat masuk ke Indonesia. “Di ibu kota baru kita punya target akan ada 10 universitas kelas dunia,” imbuhnya.

Pemerintah menginginkan agar tidak hanya kelas menengah ke atas yang dapat sekolah diluar negeri. Sehingga knowledge gap antara masyarakat menengah ke atas dengan masyarakat pada umumnya tidak terlalu jauh. “Dengan keberadaan world class university, diharapkan lebih banyak lagi masyarakat Indonesia yang mendapatkan pendidikan terbaik,” tutur Airlangga.

Kaitannya dengan proyek Ibu Kota Negara baru, Airlangga menuturkan bahwa daya tarik kota salah satunya adalah universitas dan rumah sakit. Oleh karena itu, pihaknya menegaskan bahwa dalam RUU Cipta Kerja telah dibahas klaster Ibu Kota Negara baru salah satunya adalah ketentuan mengenai universitas, rumah sakit, dan finansial center. “Dengan demikian kotanya menjadi livable city,” ujar Menko Airlangga.

Airlangga juga menuturkan bahwa dengan RUU Cipta Kerja, tenaga ahli dengan profesi peneliti akan diberikan kemudahan bekerja di Indonesia hanya dengan visa dan penugasan. “Kita ingin mendorong proses inkubasi belajar dengan yang terbaik,” imbuhnya. (kun/iqb)

***


Bagikan di | Cetak | Unduh