Info Sektoral UU Cipta Kerja

UU Cipta Kerja

20 Feb 2020 14:04 WIB
[Berita] - RUU Cipta Kerja Benahi Ekosistem Investasi dan Berusaha

Dinamika perubahan global perlu direspon dengan cepat dan tepat. Tanpa reformasi struktural, pertumbuhan ekonomi akan melambat. Untuk itu pemerintah melalui hadirnya RUU Cipta Kerja berupaya meningkatkan ekosistem investasi dan membenahi kegiatan berusaha, sehingga tantangan perekonomian global dapat teratasi.

17 Feb 2020 18:37 WIB
[Berita] - RUU Cipta Kerja Sejalan dengan Prinsip Desentralisasi dan Otonomi Daerah

Penyusunan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) yang diajukan Pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pekan lalu, telah mempertimbangkan prinsip-prinsip desentralisasi dan otonomi daerah, sesuai dengan semangat yang terkandung dalam Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 18, Pasal 18A, dan Pasal 18B mengenai Pemerintahan Daerah.

14 Feb 2020 15:21 WIB
[Dokumen] - RUU Cipta Kerja

Berikut terlampir Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja yang telah disampaikan Pemerintah kepada DPR RI, pada tanggal 12 Februari 2020 lalu.  RUU Cipta Kerja ini dirancang untuk dapat menjawab kebutuhan pekerja, UKM, hingga industri.

12 Feb 2020 22:09 WIB
[Berita] - RUU Cipta Kerja Dapat Menjawab Kebutuhan Pekerja, UKM, Hingga Industri

Simplifikasi dan harmonisasi regulasi dan perizinan akan mendorong peningkatan investasi dan memacu pertumbuhan kegiatan berusaha. Hal ini juga akan membuka kesempatan munculnya pengusaha-pengusaha baru yang pada gilirannya akan meningkatkan lapangan kerja.

12 Feb 2020 20:00 WIB
[Berita] - Pemerintah Resmi Ajukan RUU Cipta Kerja ke DPR

Pemerintah secara resmi menyerahkan Surat Presiden (Supres), Draft dan Naskah Akademik RUU Cipta Kerja (Ciptaker) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), pada Rabu (12/2), di Gedung Nusantara III, Komplek DPR Senayan, Jakarta.

24 Jan 2020 15:23 WIB
[Berita] - RUU Cipta Lapangan Kerja, Upaya Tingkatkan Kualitas Ekonomi Melalui 11 Klaster Perbaikan Regulasi

Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 5% per tahun dengan realisasi investasi sebesar Rp601,3 triliun (data kuartal 3-2019). Di sisi lain masih terdapat tumpang tindih regulasi, efektivitas investasi yang rendah, pemberdayaan UMKM yang belum maksimal, dan angka pengangguran masih tercatat sebesar 7,05 juta orang, dengan adanya tambahan angkatan kerja baru sebanyak 2 juta orang setiap tahun, dan sejumlah 57,26% atau 74,1 juta orang dari total angkatan kerja adalah pekerja di sektor informal.