[Siaran Pers] - Outlook Ekonomi 2019: Tingkatkan Daya Saing Untuk Mendorong Ekspor
Selasa, 08 Januari 2019 - 12:58
[Siaran Pers] - Outlook Ekonomi 2019: Tingkatkan Daya Saing Untuk Mendorong Ekspor
Sumber gambar : ekon.go.id
Dokumen Lampiran
NoDeskripsiFilenameFilesize 
1Siaran Pers Talkshow Outlook Perekonomian Indonesia 2019siaran-pers-outlook-ekonomi-2019-08012019-final.pdf126 KB
2Bahan Paparan Talkshow Perekonomian Indonesia 2019, Menko Perekonomian Darmin Nasutionsesi-i-outlook-ekonomi-2019-bahan-paparan-menko-perekonomian.pdf1.7 MB
3Bahan Paparan Talkshow Perekonomian Indonesia 2019, Gubernur Jawa Timur Soekarwosesi-i-outlook-2019-bahan-paparan-gubernur-jawa-timur.pdf4.8 MB
4Bahan Paparan Talkshow Perekonomian Indonesia 2019, Mandiri Institute Anton Gunawansesi-i-outlook-2019-bahan-paparan-anton-gunawan.pdf2.8 MB
5Bahan Paparan Talkshow Perekonomian Indonesia 2019, Menteri Perindustrian Airlangga Hartartosesi-ii-outlook-2019-bahan-paparan-menteri-perindustrian.pdf2.5 MB
6Bahan Paparan Talkshow Perekonomian Indonesia 2019, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantarasesi-ii-outlook-2019-bahan-paparan-menkominfo.pdf0.8 MB
7Bahan Paparan Talkshow Perekonomian Indonesia 2019, CEO Mayora Andre Sukendra Atmadjasesi-ii-outlook-ekonomi-2019-bahan-paparan-mayora.pdf1.7 MB
8Bahan Paparan Talkshow Perekonomian Indonesia 2019, Dirut INKA Budi Noviantorosesi-ii-outlook-2019-bahan-paparan-inka.pdf3.0 MB
9Booklet Program Prioritas Kemenko Perekonomian 2019booklet-program-prioritas-kemenko-perekonomian-2019.pdf2.4 MB
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA
 
SIARAN PERS
Outlook Ekonomi 2019: Tingkatkan Daya Saing Untuk Mendorong Ekspor
 
Jakarta, 08 Januari 2019
 
Memasuki tahun 2019, pemerintah akan tetap konsisten menjalankan sejumlah kebijakan dan program strategis dari sisi fiskal, sektor riil, maupun moneter untuk mendorong daya saing. Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi tahun 2019 sebesar 5,3 persen. Untuk mencapai target itu, investasi dan ekspor merupakan faktor kunci.
 
Untuk jangka menengah panjang, Pemerintah akan tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur serta pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Sampai dengan 2018, terdapat 46 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah selesai dengan total investasi sebesar Rp159 triliun.
 
Untuk jangka pendek, ada 5 (lima) kebijakan utama. Tiga di antaranya sudah dilakukan dan akan terus dioptimalkan implementasinya, yaitu (i) perbaikan iklim usaha melalui Online Single Submission (OSS), (ii) Fasilitasi Insentif Perpajakan, dan (iii) Program Vokasi. Ke depan, Pemerintah juga akan melakukan (iv) Penyederhanaan Prosedur untuk Mengurangi Biaya Ekspor, dan (v) Pemilihan Komoditas Ekspor Unggulan.
 
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menerangkan perlunya sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan daya saing Indonesia di tengah dinamika perekonomian global. Pemerintah akan mengoptimalkan peran teknologi dalam perkembangan perekonomian nasional.
 
“Sinergi tersebut menjadi kunci agar kebijakan yang dikeluarkan pemerintah lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha. Dengan begitu, implementasinya menjadi lebih tepat sasaran,” kata Darmin dalam talkshow Outlook Perekonomian Indonesia 2019 bertajuk “Meningkatkan Daya Saing untuk Mendorong Ekspor”, Selasa (8/1), di Jakarta.
 
Melalui peningkatan investasi, lanjut Darmin, struktur ekonomi diharapkan mampu menjadi lebih produktif dan efisien, serta memiliki kapasitas produksi, teknologi, dan tenaga kerja dengan kemampuan yang tinggi.
 
Selain investasi, peningkatan ekspor berbasis non-komoditas bernilai tambah tinggi dan industrialisasi produk-produk prioritas berdaya saing global juga terus diupayakan untuk meningkatkan nilai tambah dan menciptakan lapangan kerja baru. Sektor-sektor yang diharapkan menjadi pendorong ekspor Indonesia yaitu lima sektor unggulan yang ada di roadmap IR 4.0  (industri kimia, industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), industri elektronik, industri otomotif dan industri makanan-minuman) dan sektor lainnya yaitu industri perikanan, industri permesinan, peralatan kesehatan, furnitur, produk kayu dan kertas serta sepeda.
 
Hadir sebagai narasumber dalam kesempatan kali ini antara lain Menteri Keuangan, Sri Mulyani; Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto; Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara; Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Rosan Roeslani; Gubernur Jawa Timur Soekarwo; Anton Gunawan, Kepala Ekonom Mandiri Institute; Budi Noviantoro, Direktur Utama PT. INKA; Maspiyono Handoyo, Direksi Mayora; dan Yukka Herlanda, CEO Brodo. (ekon)
***
Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Hermin Esti Setyowati
 
Website           : www.ekon.go.id
Twitter & IG    : @perekonomianRI
Email               : humas@ekon.go.id
                                                                                                                     


Siaran Pers Terkaitrss
Informasi tidak ditemukan
Siaran Pers TerbaruLainnyarss
Informasi tidak ditemukan