Dinamika geopolitik global yang semakin kompleks memberikan tekanan baru terhadap sistem ekonomi internasional, mulai dari ketahanan rantai pasok hingga stabilitas perdagangan dan investasi. Kondisi tersebut menuntut hadirnya kerangka kerja sama yang lebih erat serta pentingnya membangun arsitektur ekonomi internasional yang tetap terbuka, inklusif, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Upaya penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) terus dipercepat sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar, meningkatkan perdagangan, serta memperkuat kerja sama investasi antara Indonesia dan Uni Eropa. Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung ditengah berlangsungnya rangkaian agenda Brussels Economic Security Forum di Brussel, Belgia, pada Jumat (05/06), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic membahas langkah-langkah lanjutan guna memastikan proses ratifikasi IEU-CEPA agar dapat diselesaikan sesuai target pada semester II tahun 2026.
Hubungan dan kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) menunjukkan penguatan yang signifikan, mencerminkan kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan. Komitmen bersama untuk memperluas akses pasar dan menyelaraskan kebijakan perdagangan menjadi fondasi utama dalam memperkokoh integrasi ekonomi kedua negara di pasar global.
Sebagai rangkaian acara Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) OECD Tahun 2026, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri Pertemuan Informal Tingkat Menteri Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO). Pertemuan ini diinisiasi oleh Australia dan turut dihadiri Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iwaela dan negara-negara kunci WTO untuk bertukar pandangan secara terbuka mengenai arah sistem perdagangan multilateral dan isu-isu strategis WTO.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) H.E. Mathias Cormann, di sela-sela rangkaian OECD Ministerial Council Meeting (MCM) di Paris, Prancis. Pertemuan yang berlangsung di OECD Chateau ini menegaskan komitmen kuat dan langkah nyata Pemerintah Indonesia dalam mempercepat proses aksesi menjadi anggota penuh OECD.
Pemerintah Indonesia terus bergerak maju dalam memperluas jaringan kerja sama ekonomi internasional serta mempercepat integrasi ke dalam blok perdagangan dan organisasi global strategis. Langkah nyata ini diperkuat melalui pertemuan bilateral intensif antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dengan Menteri Perdagangan Inggris Sir Chris Bryant di tengah Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) OECD 2026 di Paris. Pertemuan tersebut membahas komitmen kerja sama yang solid di bidang aksesi perdagangan multilateral, pengembangan industri teknologi tinggi, hingga ekspansi pendidikan bertaraf internasional.