Pemerintah terus melakukan langkah progresif menuju Indonesia maju di tahun 2045. Langkah-langkah ini memunculkan kepercayaan diri Indonesia di tengah tantanganketidakpastian dan perlambatan ekonomi global.
Pemerintah akan segera mengajukan 2 (dua) Rancangan Undang-Undang (RUU) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), yakni RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan RUU Omnibus Law Perpajakan.
Penyediaan akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan formal memainkan peran yang penting dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, baik akses terhadap penempatan dana, maupun pembiayaan usaha di lembaga keuangan formal.
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menerima kunjungan dari delegasi United States-Association of South East Asian Nations Business Council (US-ABC) pada Selasa (3/12). Delegasi tersebut dipimpin oleh Senior Vice President dan Regional Managing Director US-ABC Ambassador Michael W. Michalak.
Pemerintah terus berupaya menguatkan pondasi ekonomi Indonesia sembari mengantisipasi peluang dan tantangan dalam menghadapi era digitalisasi. Beberapa langkah baik jangka pendek, menengah, hingga panjang pun disiapkan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendampingi Presiden RI Joko Widodo dalam rangkaian kegiatan ASEAN-Korea Commemorative Summit di Korea Selatan (Korsel). Kemarin Senin (25/11), sejumlah fokus kerja sama dibicarakan, mulai dari bidang ekonomi, teknis pembangunan ibu kota baru, perlindungan Anak Buah Kapal (ABK) Indonesia, hingga kerja sama regional dan global lainnya.