Sumber ekon.go.id

Industri Kelapa Sawit Siap Perkuat ISPO

03 Aug 2016 21:15

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

Industri Kelapa Sawit Siap Perkuat ISPO

Jakarta, 3 Agustus 2016

 

Jakarta – Pemerintah siap memperkuat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai sebuah sistem sertifikasi. Penerapan ISPO menjadi penting bagi perusahaan kelapa sawit untuk meyakinkan dunia internasional bahwa produk minyak sawit Indonesia memperhatikan aspek lingkungan.

“ISPO sangat penting bagi perusahaan untuk meyakinkan negara-negara lain bahwa perusahaan telah mementingkan keberlangsungan dan ramah lingkungan,” ungkap Menko Perekonomian Darmin Nasution, saat Penyerahan Sertifikat ISPO dan Dialog Interaktif Penguatan ISPO, Rabu (3/8), di Jakarta.

Pada acara tersebut diserahkan sertifikat ISPO kepada 35 perusahaan kelapa sawit. Dengan tambahan tersebut, maka total ada 149 perusahaan yang telah mengantongi sertifikat ISPO.

“Total sertifikat ISPO yang telah diberikan berjumlah 184 dengan total luas lahan 1,4 juta hektare. Masih jauh dari target, ini menjadi tugas kita bersama untuk mempercepat dan memperluas cakupan ISPO kita,” ujar Darmin.

Penguatan ISPO, sambung Darmin, dapat dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas, memperbaiki legalitas dan menurunkan deforestasi. ISPO pun berlaku wajib bagi perusahaan perkebunan.

“ISPO adalah standar yang disepakati untuk menjadikan produk kita memiliki standar yang kredibel, dihormati dan diterima secara internasional”, ujar Darmin.

Menurut Darmin, isu tumpang tindih lahan, penggunaan lahan, serta pembukaan lahan menggunakan api merupakan beberapa faktor yang membuat ISPO belum diterapkan secara efektif.

“Demi penguatan ISPO diperlukan penyusunan road map oleh para pemangku kepentingan termasuk moratorium perkebunan kelapa sawit itu sendiri,” tambah Darmin. (ekon)

***

 

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Farah Heliantina

Website: www.ekon.go.id
Twitter: @perekonomianRI 
Email: humas@ekon.go.id


Bagikan di | Cetak | Unduh