Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan Presiden Republik Indonesia dan Presiden Republik Islam Iran dalam pertemuan disela-sela Konferensi Asia Afrika, hari ini tanggal 23 Mei 2015, telah dilangsungkan Sidang Komisi Bersama (SKB) Indonesia-Iran Ke-11 dibidang Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan dalam susana yang hangat dan bersahabat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Bapak SofyanA.Djalilyang didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI memimpin delegasi Indonesia yang terdiri dari unsur pemerintahan dan sejumlah pengusaha nasional, sedangkan Pihak Iran dipimpin oleh Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi, BapakMahmoud Vaezididampingi sejumlah pejabat tinggi Pemerintah dan pengusaha Iran.
Sidang Komisi Bersama (SKB)Indonesia-Iran ke-11 dibidang Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan merupakan SKB Indonesia-Iran yang ke 11 (sebelas) setelah SKB sebelumnya diselenggaran di Medan, Indonesia pada tanggal 9 s.d. 11 Juni 2008.
Dalam SKB Indonesia-Iran ke-11tersebut kedua belah pihak telah membahas programkerjasamastrategis diberbagai bidang dalam rangka memperkuat hubungan bilateral kedua negaradengan fokus kerjasama di bidang: Perdagangan, Investasi dan Industri; Perbankan dan Keuangan; Energi; dan Kerjasama lainnya yang meliputi kerjasama dibidang Pertanian, Infrastruktur, transportasi udara, penelitian dan teknologi; pendidikan, serta kerjasama antar kamar dagang kedua Negara.
Di bidang Perdagangan, Dalam 5 (lima) tahun terakhir perdagangan bilateral Indonesia dan Iran terus mengalami penurunan rata-rata sebesar 27,39 persen per tahun. Pada tahun 2011 total perdagangan kedua negara pernah mencapai rekor tertinggi sebesar 1,856 milyar dollar AS namun pada tahun tahun berikutnya mengalami penurunan dan pada tahun 2014 total perdagangan kedua negara menurun menjadi 448 juta dollar AS.
Dalam upaya untuk memperbaiki hubungan dagang kedua negara, telah dibahas ketertarikan sejumlah pengusaha Indonesia untuk meningkatkan ekspor ke Iran terutama produk Crude Palm Oil (CPO), produk pertanian seperti teh, karet, kakao dan kopi, serta produk kertas, dan popok serta kesediaan pengusaha Indonesia untuk melakukan kerjasama dagang dibidang distribusi produk kimia dasar dan minyak bumi.
Di bidang Industri, kedua negara sepakat untuk mendukung pengembangan industri petrokimia di Indonesia dengan suplai bahan baku dari Iran, serta mendukung minat pengusaha Indonesia untuk memasok suku cadang turbin untuk memenuhi kebutuhan Iran.
Dibidang Perbankan dan Keuangan, kedua belah pihak menyadari bahwa penurunan kerjasama perdagangan maupun investasi bilateral disebabkan oleh hambatan pada sistem keuangan dan pembayaran, sehingga kedua negara sepakat mencari cara untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi dengan memperkuat kerjasama dibidang perbankan dan keuangan.
Dibidang energi, kedua pihak sepakat untuk mendukung pembangunan kilang minyak di Indonesia dengan pasokan minyak mentah dari Iran. Selain itu, Indonesia mengharapkan partisipasi Iran dalam pembangunan proyek pembangkit listrik 35.000 MW.
Selain itu, dibahas pula sejumlah kerjasama strategis lainnya seperti kerjasama dibidang pertanian, dibidang infrastruktur dimana Indonesia mengharapkan partisipasi Iran dalam pembangunan proyek infrastruktur seperti jalan raya, pelabuhan, bendungan dll, kerjasama dibidang pendidikan serta penelitian dan teknologi. Selain itu, juga kerjasama antar kamar dagang kedua negara yang mendorong dibentuknya Indonesia - Iran Joint Business Council.
Selain kerjasama ekonomi tersebut diatas, Sidang Komisi Bersama pada dasarnya diselenggarakan atas dasar dorongan yang kuat atas kesadaran akan ikatan sejarah yang panjang, serta kesamaan latar belakang kebudayaan dan keyakinan. Atas dasar tersebut, kedua negara bersahabat ini berkeyakinan bahwa terdapat banyak peluang kerjasama yang dapat dijalin oleh kedua negara dimasa yang akan datang.
Sebagai hasil dari pertemuan ini, kedua Ketua Sidangtelah menandatangani Agreed Minutes of The 11th Session of The Joint Commission on Economic and Trade Cooperation between the Government of the Republic of Indonesia and the Government of the Islamic Republic of Iran yang mencakup kerjasama berbagai program strategis yang telah dibahas sebelumnya.
Dengan berakhirnya Sidang Komisi Bersama (SKB) Indonesia-Iran Ke-11 dibidang Kerjasama Ekonomi dan Perdagangan maka hubungan Indonesia-Iran memulai babak baru.