Sumber ekon.go.id

Pemerintah Dorong Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Aparatur

11 Mar 2020 13:16

Pemerintah fokus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui dunia pendidikan, termasuk didalamnya pendidikan bagi TNI dan Polri. Hal ini dilakukan guna meningkatkan daya saing dan pembangunan ekonomi.

“SDM memang menjadi prioritas Presiden Joko Widodo, beliau menekankan (peningkatan kapasitas SDM) itu” tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan ceramah umum di hadapan 449 Perwira Siswa Pendidikan Reguler LVIII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), di Bandung (11/3).

Menurut Menko Perekonomian Airlangga, saat ini pendidikan di Indonesia lebih cenderung pada universitas. Kedepannya Airlangga menginginkan tidak hanya universitas, namun vokasi juga dapat lebih berperan. “Lulusan pendidikan saat ini relatif bersifat general sehingga membutuhkan training untuk penyesuaian, ini jadi peran vokasi” tutur Airlangga.

Bentuk dukungannya pada bidang riset dan inovasi, Airlangga menyatakan bahwa Pemerintah memberikan insentif pemotongan pajak bagi perusahaan jika memberikan bantuan terhadap penelitian. Hal ini karena adanya kebijakan fiskal super deduction tax. “Untuk kaitannya dengan dunia pendidikan itu akan ada 200%,” tutur Menko Airlangga.

Ia juga menyatakan dengan adanya RUU Cipta Kerja tenaga pengajar atau penelitian yang mempunyai keahlian khusus dapat lebih mudah didatangkan. “Ini akan membantu proses inkubasi pendidikan dan startup kita,” imbuhnya.

Dengan RUU Cipta Kerja, Pemerintah juga dapat mendatangkan universitas berkelas dunia, yaitu universitas yang berada pada peringkat 100 teratas. “Saat ini ada Monash University. Kita berharap bahwa top 100 universitas juga ada di ibu kota baru,” ujar Airlangga.

Selain itu, bentuk dukungan Pemerintah pada pendidikan juga tercermin dari diberlakukannya insentif bagi perusahaan yang membentuk politeknik serta pembentukan berbagai kursus oleh Pemerintah.

Dalam kesempatan ini, Airlangga juga menyatakan bahwa Pemerintah memberikan dukungan pada industri Peralatan Utama Sistem Persenjataan (Alutsista). Pihaknya berharap, selain TNI mempunyai peralatan lengkap, industri Alutsista juga memiliki kemampuan membuat peralatan dengan kualitas yang baik. “Dalam RUU Cipta kerja Pemerintah memberikan kesempatan investasi pada komponen-komponen Alutsista,” tutur Menko Airlangga.

Hadir dalam ceramah umum bertema “Transformasi Ekonomi Meningkatkan Daya Saing Menuju Indonesia Maju” ini antara lain Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Anggota DPR Lodewijk Freidrich Paulus, Kepala Staf AD Jenderal TNI Andika Perkasa, Panglima Kodam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, serta Komandan Seskoad Mayjen TNI Kurnia Dewantara. (kun/iqb)

***


Bagikan di | Cetak | Unduh