Sumber ekon.go.id

Angkutan Sembako, Air Minum Kemasan dan BBM yang Diperbolehkan Melintas di H-5 Lebaran

11 Jul 2013 23:36

Jakarta – Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan mempelancar arus mudik tahun ini, sejak H-5 lebaran maka aturan pelarangan angkutan barang (truk barang) beroperasi diberlakukan. Hanya angkutan barang yang bermuatan pangan, air kemasan dan bahan bakar minyak (BBM) yang diperbolehkan tetap beroperasi.

“Pada masa-masa lebaran itu nanti ditutup khusus untuk pangan,air kemasan dan BBM tetap berjalan karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat kita,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dalam jumpa pers usai rakor persiapan dalam rangka hari besar keagamaan nasional di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Rabu (10/7/2013).

Hal senada juga diungkapkan oleh Menteri Perhubungan E.E Mangindaan, khusus untuk angkutan barang sembako dan air minum dalam kemasan yang diperbolehkan masuk pada H-5 lebaran haruslah angkutan barang dua sumbu.

“Kami minta supaya angkutan itu diangkut oleh truk yang sumbu hanya dua kebawah, kami izinkan itu. Kenapa kalau yang diatas dua sumbu itu lambat sekali jalannya justru menghambat pemudik,” tuturnya.

Sementara untuk angkutan mudik yakni sepedah motor dan mobil pribadi, diperkirakan akan kisaran 6 persen. Seperti halnya tahun lalu, tahun ini pun kemacetan arus lalu lintas akan terjadi, oleh karenanya pemerintah telah menyiapkan beberapa antisipasi untuk mengurangi kemacetan.

“Untuk sepedah motor, kami angkut dengan kapal, kereta api, dan truk. Yang diangkut dengan truk penumbangnya kita naikan bus, semuanya gratis,” ujarnya.

Namun, terkait jumlah pemudik bersepedah motor yang bisa diangkut, Menhub mengaku masih belum mengetahui jumlah pastinya. “Tapi untuk sementara ada 35 ribu sepedah motor yang sudah bisa kita angkut supaya tidak melewati jalan raya. Karena korban yang tahun lalu paling banyak dari sepedah motor. Tapi pada dasarnya untuk mudik, transportasi siap,” tuturnya.


Bagikan di | Cetak | Unduh