Sumber ekon.go.id

Hari Pertama Lebaran, Sekretariat Kemenko Perekonomian Gelar Halalbihalal Secara Daring

24 May 2020 18:01

Hari ini (24/5), Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar Halalbihalal Idulfitri 1441 H yang dilakukan secara daring. Diikuti lebih dari 100 orang pegawai yang tergabung dalam unit kerja kesekretariatan, acara ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan sari tilawah.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengawali sambutannya dengan mengucap syukur, “Alhamdulillah kita senantiasa diberi anugerah kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan semua amanah tugas dan aktivitas kita, terutama di masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Susiwijono membahas tentang persiapan acara Halalbihalal Menko Perekonomian beserta seluruh Eselon I dan pegawai yang rencananya akan diadakan besok (25/5) secara daring.

Selain itu, Sesmenko Perekonomian juga menyinggung tentang rencana mulai diberlakukannya work from office (WFO) secara terbatas dalam waktu dekat. “Karena banyak program strategis nasional yang harus dikoordinasikan oleh Menko Perekonomian, maka kita akan memulai WFO secara terbatas dengan berbagai aturan ketat, dan paling penting harus mematuhi protokol kesehatan,” sambungnya.

Ia pun menugaskan kepada para tenaga medis di poliklinik Kemenko Perekonomian beserta unit kerja terkait untuk memastikan kebutuhan dari aspek kesehatan terpenuhi dengan baik sebelum diberlakukannya kebijakan WFO secara terbatas tersebut.

“Dimensi kesehatan adalah necessary condition. Ini adalah hal yang paling penting dan mutlak harus dipenuhi. Pastikan semua aman mulai dari masker, hand sanitizer, disinfektan, vitamin, dan lain-lain. Baru setelah itu kita WFO,” tegas Susiwijono.

Poliklinik Kemenko Perekonomian juga diminta siaga penuh untuk mendukung aktivitas di kantor. “Kita jadwalkan rapid test untuk seluruh pegawai,” lanjut Sesmenko Perekonomian.

Saat ini tengah disiapkan Prosedur Operasional Standar (SOP) tentang protokol kesehatan untuk dipatuhi oleh semua pegawai yang bertugas di kantor nantinya. 

“Kedisiplinan kita untuk mematuhi aturan dalam SOP itu menjadi penting. SOP tersebut juga akan rutin kita evaluasi karena dalam konteks strategi untuk menghadapi masa pandemi ini, semua kebijakan sifatnya sangat dinamis dan fleksibel,” paparnya.

Di dalam SOP tersebut juga akan diatur mengenai kriteria pegawai yang diprioritaskan untuk WFO, diantaranya berusia di bawah 45 tahun, tidak memiliki penyakit yang berpotensi membahayakan selama masa pandemi, tidak sedang hamil, berdomisili di Jabodetabek, dan sebagainya.

Sesmenko menegaskan, WFO nanti sifatnya adalah terbatas dan patuh terhadap protokol kesehatan. Jam kerja pun akan disesuaikan saja dengan kebutuhan dan sifatnya fleksibel.

“Selain itu, juga perlu diatur kebijakan tentang siapa yang harus masuk kantor dan siapa yang bergantian, termasuk pengaturan ruang kerja. Jam kerjanya pun juga akan menyesuaikan sambil melihat perkembangan situasi,” tutur Susiwijono.

Di akhir sambutannya, Sesmenko Perekonomian kembali mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1441 H. “Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa, menerima seluruh amal ibadah selama Ramadan, dan menjadikan kita kembali fitrah. Semoga kita juga dipertemukan kembali dengan Ramadan di tahun-tahun mendatang. Tentunya dengan keadaan yang lebih baik lagi,” pungkasnya. (idc/iqb)

***


Bagikan di | Cetak | Unduh