Sumber ekon.go.id

Pemerintah Tingkatkan Daya Saing Kawasan Melalui Konsep Super Hub

19 Jun 2021 13:53

Data dari Badan Pusat Statistik pada tahun 2021 mencatat bahwa kontribusi perekonomian masih didominasi oleh Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Sebelumnya, Presiden RI telah memberikan arahan untuk membangun simpul-simpul kegiatan perekonomian dan transportasi baru di Indonesia yang terkoneksi secara domestik dan internasional. Pusat perekonomian ini diarahkan berada di luar Pulau Jawa dan mampu mendongkrak pemerataan perekonomian nasional. Oleh karena itu, pengembangan Super Hub menjadi salah satu fokus Pemerintah yang saat ini sudah tercantum sebagai salah satu bagian program dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di dalam Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2020.

Konsep Super Hub ini akan dilakukan dengan pendekatan konsep cluster dan konsep hub and spoke. Kombinasi kedua konsep ini memberikan leverage core competence yaitu kriteria lokasi organik atau inorganik (sumber daya manusia) memiliki integrasi dengan infrastruktur dan industri pendukung, melayani kegiatan perekonomian di pasar domestik, regional, dan global, serta memiliki economic of scale yang didukung dengan infrastruktur dan kebijakan yang matang. Selain itu, diharapkan pengembangan Super Hub juga dapat menjadi salah satu kontributor dalam pemulihan ekonomi nasional yang saat ini terdampak pandemi Covid-19.

“Tujuan pelaksanaan rapat ini bertujuan untuk memperoleh gambaran keterkaitan antara Super Hub dari sisi pariwisata, logistik dan infrastruktur dengan kawasan lainnya atau kaitannya secara nasional maupun internasional,” ujar Asisten Deputi Penguatan Daya Saing Kawasan Kartika Listriana mewakili Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Wahyu Utomo dalam Rapat Koordinasi percepatan implementasi program dalam konsep Super Hub, Kamis (16/6) di Jakarta.

Selain itu, diharapkan juga dapat memperoleh rekomendasi program prioritas dalam rangka peningkatan kinerja kawasan Super Hub guna memaksimalkan keterkaitannya secara nasional maupun internasional, serta untuk mendapatkan masukan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan badan usaha dalam rangka penyempurnaan substansinya.

Pada tahun 2020, Asisten Deputi Penguatan Daya Saing Kawasan telah melaksanakan Kajian Rekomendasi Kebijakan Penguatan Daya Saing Indonesia Melalui Pengembangan Super Hub Sulawesi Utara Koridor Manado – Bitung – Likupang dan Bali – Nusa Tenggara. Di dalam kajian tersebut didapatkan hasil analisis pengembangan Super Hub melalui pendekatan pengembangan wilayah dan rantai pasok secara domestik dan internasional. Rekomendasi kebijakan berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur dan penguatan sektor ekonomi unggulan masing-masing di Bali – Nusa Tenggara dan Sulawesi Utara.

Turut hadir dalam pembahasan ini Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian, Asisten Deputi dan perwakilan dari beberapa Kementerian/Lembaga pemerintah pusat. Pembahasan kajian juga dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah dari Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Provinsi Sulawesi Utara. Turut hadir juga dari perrwakilan badan usaha yaitu PT. Pelindo III, PT. Pelindo IV, PT. Angkasa Pura I dan ITDC. Kehadiran para peserta pembahasan tersebut memberikan masukan untuk penyempurnaan kajian. (dep6/frh/fsr/hls)


Bagikan di | Cetak | Unduh