Sumber ekon.go.id

Optimalkan Potensi Ekonomi Perbatasan, Pemerintah Dorong Pengembangan UMKM Setempat

03 Nov 2022 16:23

Guna mendorong pemerataan ekonomi di berbagai wilayah, Pemerintah terus melakukan upaya untuk mendukung optimalisasi potensi perekonomian pada kawasan perbatasan. Upaya tersebut diimplementasikan Pemerintah dengan gencar melakukan pembangunan infrastruktur guna mempermudah konektivitas hingga mengembangkan UMKM untuk memberikan stimulus pada perekonomian perbatasan.

Dalam rangka mendorong pengembangan UMKM kawasan perbatasan tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melalui Keasdepan Penguatan Daya Saing Kawasan bersama dengan sejumlah kementerian/lembaga, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dan Pemerintah Kabupaten Sambas melakukan diskusi bersama pelaku UMKM dalam acara Business Matching Forum yang dilaksanakan pada 20-22 Oktober 2022 di Sambas, Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, pelaku UMKM menyampaikan capaian keberhasilan dalam menjual berbagai produk unggulan wilayah Sambas, seperti jeruk sambas, dodol nanas, kerajinan rotan, produk ikan laut, hingga komoditas hortikultura. Selain itu, pelaku UMKM juga turut mengutarakan sejumlah hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam proses penjualan berbagai produk tersebut.

Guna merespons tantangan yang disampaikan pelaku UMKM, Pemerintah telah berupaya memberikan solusi dan fasilitas mulai dari pemberian kemudahan Kredit Usaha Rakyat (KUR), kemudahan dalam proses ekspor ikan, dan fasilitasi penjualan produk UMKM Kalimantan Barat ke Malaysia. Lebih lanjut, pertemuan dengan pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching, Sarawak, Malaysia juga telah dilakukan guna membahas berbagai kesulitan dalam proses ekspor dan impor di wilayah perbatasan kedua negara tersebut. 

Pada forum tersebut juga telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) atau perjanjian kerja sama antara UMKM di Kalimantan Barat dengan pihak Malaysia sebagai wujud konkret upaya Pemerintah dalam menjalin kesepakatan guna memudahkan proses penjualan produk UMKM dari kedua negara tersebut. Kedepannya, Pemerintah berharap agar perjanjian kerja sama juga dapat diikuti oleh wilayah perbatasan lainnya seperti Skouw dan Motaain. (dep6/dft/fsr)

***


Bagikan di | Cetak | Unduh