Sumber ekon.go.id

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Pemerintah Tingkatkan Ketangguhan Bencana dan Pemanfaatan Teknologi

18 Nov 2022 15:00

Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional, Pemerintah telah menetapkan Food Estate sebagai salah satu program dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 9 Tahun 2022. Salah satu Food Estate yang kini tengah digarap Pemerintah yakni Food Estate Kalimatan Tengah.

Guna memastikan keberlangsungan pelaksanaan Food Estate tersebut, Tim Kedeputian Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian melakukan kunjungan kerja dan diskusi lapangan bersama dengan Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah, Balai Wilayah Sungai Kalimantan II, Bappedalitbang Kabupaten Pulang Pisau, dan BPBD Kabupaten Pulang Pisau di kawasan Food Estate Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah pada Selasa (8/11). Adapun luas total baku sawah pada wilayah Belanti II Kabupaten Pulang Pisau tersebut yakni sekitar 4.500 hektar dengan sawah tergarap seluas 3.600 hektar.

Dalam sesi diskusi lapangan tersebut, diketahui bahwa terdapat beberapa isu yang perlu ditangani seperti terkait smart farming, upaya mengatasi hama tikus, masalah kesulitan pupuk yang dihadapi petani, serta potensi pengembangan agrowisata dengan tingginya populasi berbagai jenis ikan yang hidup di saluran irigasi maupun sungai.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi isu tersebut yakni melalui pemanfaatan teknologi guna memberantas hama dan integrasi Food Estate dengan peternakan, seperti halnya sapi yang dapat dimanfaatkan hasil sampingnya berupa pupuk organik untuk meningkatkan kualitas padi yang dihasilkan.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Deputi Ketahanan Kebencanaan dan Pemanfaatan Teknologi Muksin juga menyampaikan bahwa Pemerintah turut mendorong adanya pemanfaatan teknologi untuk implementasi pertanian presisi di lahan luas. Teknologi satelit, khususnya Low-Earth Orbit Satellites dapat digunakan untuk monitoring kawasan Food Estate.

Selain itu, Asdep Muksin juga menuturkan terkait pentingnya membangun ketangguhan bencana untuk keberlanjutan PSN Food Estate. Hal tersebut mengingat Kabupaten Pulang Pisau termasuk dalam kategori risiko bencana tinggi berdasarkan nilai Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) Tahun 2021 yakni sebesar 146,47. Jenis ancaman bencana yang dihadapi PSN Food Estate di Kalimantan Tengah antara lain banjir, kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan.

Perhatian khusus dari para pemangku kepentingan terkait juga dibutuhkan untuk peningkatan upaya Pengurangan Risiko Bencana (PRB) tersebut. Untuk itu, ke depannya diharapkan sinergi dan kolaborasi kementerian/lembaga terkait dalam pengembangan Food Estate agar dapat terus dikembangkan dan ditindaklanjuti dengan rencana aksi yang nyata. (dep6/dft/fsr)

***


Bagikan di | Cetak | Unduh