KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA
SIARAN PERS
HM.02.04/255/SET.M.EKON.3/07/2025
Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Kemenko Perekonomian Dukung Peningkatan Produktivitas
Jakarta, 25 Juli 2025
Ketidakpastian ekonomi akibat geopolitik, fluktuasi harga energi, pengetatan kebijakan moneter di banyak negara maju, serta percepatan digitalisasi telah menciptakan lanskap persaingan yang semakin kompleks. Upaya perbaikan agar terus dilakukan dan diperkuat secara konkret dan berkelanjutan.
“Kita saat ini juga berada di tengah agenda besar deregulasi nasional yang merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan. Deregulasi menjadi sangat penting terutama dalam membentuk iklim usaha dan investasi yang kondusif, sejalan dengan proses aksesi OECD, penyelesaian berbagai CEPA, dan keperluan negosiasi tarif yang sedang kita percepat bersama,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam “Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian”, di Jakarta, Kamis (24/07).
Menghadapi semua tantangan tersebut, tentunya Indonesia perlu meningkatkan daya saing dan produktivitas di dalam negeri, agar tetap selaras dengan dinamika global dan berpihak pada kebutuhan nasional. Kemenko Perekonomian sebagai instansi pencetus kebijakan ekonomi nasional terus berkontribusi lebih lanjut, salah satunya dengan melantik Staf Ahli Bidang Pengembangan Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi yang baru yakni Evita Manthovani.
“Sebagaimana telah diterbitkannya Keppres 109/TPA Tahun 2025, hari ini kita melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Madya untuk melengkapi struktur jabatan yang ditetapkan dalam Perpres 143 Tahun 2024. Ini merupakan bagian dari penguatan kelembagaan Kemenko Perekonomian yang sudah tertata dengan baik hingga saat ini,” jelas Menko Airlangga.
Lebih lanjut, Menko Airlangga berharap Sahli Evita, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Manajemen Kinerja dan Kerja Sama, akan dapat berperan aktif sesuai bidang tugasnya dan harus menjalankan amanah besar tersebut dengan penuh dedikasi dan integritas.
“Tentu bagi kita keberadaan birokrasi itu penting, dan kehadiran pemimpin wanita menjadi penting juga, sesuai dengan amanat yang masuk dalam SDGs 2030. Selanjutnya, dengan dilantiknya Ibu Evita sebagai Staf Ahli akan mendukung pemenuhan program pengarusutamaan gender yang pernah dicetuskan di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Kami juga berharap pengalaman dan keahliannya bisa memberikan kontribusi di Kemenko Perekonomian,” tutup Menko Airlangga.
Turut hadir dalam agenda kali ini yaitu di antaranya Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Perekonomian Sekretariat Kabinet, Perwakilan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel), Deputi Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan, dan Pejabat Fungsional Kemenko Perekonomian. (rep/fsr)
***
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Haryo Limanseto
Website: www.ekon.go.id
Twitter, Instagram, Facebook, Threads, TikTok, & YouTube: @PerekonomianRI
Email: humas@ekon.go.id
LinkedIn: Coordinating Ministry for Economic Affairs of the Republic of Indonesia