Profil Staf Ahli

Staf Ahli

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2020 tentang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan dikoordinasikan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

1. Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi

Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi mempunyai tugas memberikan rekomendasi terhadap isu-isu strategis kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait dengan bidang regulasi, penegakan hukum, dan ketahanan ekonomi. 

( Elen Setiadi, S.H., MSE )

Elen Setiadi lahir di Cerenti pada tanggal 01 September 1971. Ia menempuh pendidikan Sarjana pada jurusan Hukum di Universitas Andalas Padang, Sumatera Barat (1995). Kemudian Ia menyelesaikan pendidikan Magister pada jurusan Ilmu Ekonomi di Universitas Indonesia (2006). Ia juga pernah mengikuti pendidikan dan pelatihan seperti Negotiation, Conflict Resolution, and Meeting Management (2012) dan Capacity Building in Governance Economic Policy Coordination (2013).

Sebelum menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak tahun 2020, Ia pernah menduduki posisi sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Ekonomi dan Politik, Hukum, dan Keamanan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2016-2020); Wakil Sekretaris Komite Percepatan Pembangunan Infrastruktur (2015); Wakil Sekretaris Tim Pelaksana Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (2015); Kepala Biro Hukum, Persidangan, dan Hubungan Masyarakat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2013-2016); Kepala Bagian Hukum Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2007-2013); dan Kepala Bagian Pelaksanaan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2006-2007). 

Ia mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya X Tahun pada tahun 2008 dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada tahun 2016 karena kesetiaannya terhadap Negara serta kecakapan dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

 

2. Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam 

Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam mempunyai tugas memberikan rekomendasi terhadap isu-isu strategis kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait dengan bidang konektivitas, pengembangan jasa, dan sumber daya alam. 

( Dr. Raden Edi Prio Pambudi, S.E., MA )

Raden Edi Prio Pambudi (Edi) menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Konektivitas, Pengembangan Jasa, dan Sumber Daya Alam sejak 2020 dengan tugas memberikan rekomendasi terhadap isu-isu strategis kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait dengan bidang konektivitas, sektor jasa, dan sumber daya alam. Sejak 2021, Edi mendapat tugas sebagai Co-Sherpa G20 Indonesia dan Koordinator Harian I Bidang Sherpa Track Presidensi G20 Indonesia 2022 berdasarkan Keputusan Presiden R.I.

Edi pernah menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Ekonomi dan Kemaritiman (2019-2020), Asisten Deputi Moneter dan Neraca Pembayaran (2015-2019), Kepala Bidang Moneter (2013-2015), dan Kepala Bidang Analisa Kebijakan Moneter (2009-2013) pada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Sebelumnya, Edi juga pernah bekerja di Kementerian Keuangan sejak 1995 hingga 2009. Terkait Forum G20, Edi pernah bertugas sebagai delegasi dan ketua delegasi RI untuk Employment Working Group (EWG) di Saint Petersburg (2013), Antalya (2015), China (2016), dan Hamburg (2017).

Edi mendalami bidang Economic Diagnostics, Econometrics dan Forecasting, Keuangan Publik, Keuangan Digital dan Development. Beberapa pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti antara lain di Cape Town, Praha, Brussel, dan Singapura. Edi memperoleh Doctor in Economics dari Universitas Indonesia (2014), Master of Arts in Economics dari University of Colorado (2001), dan Sarjana Ekonomi dari Universitas Jember Indonesia (1994). Dalam bidang akademik, saat ini Edi sebagai pembimbing pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan pengajar pada School of Strategic and Global Studies Universitas Indonesia, serta tim pakar pada Dewan Ketahanan Nasional.

Edi mendapat anugerah penghargaan Satyalancana Karya Satya X (2008) dan XX (2016) dari Presiden R.I.

 

Raden Edi Prio Pambudi (Edi) has served as the Advisor to the Coordinating Minister for Economic Affairs on Connectivity, Service Development, and Natural Resources since 2020 with the task of providing recommendations on strategic issues to the Coordinating Minister for Economic Affairs of the Republic of Indonesia related to connectivity, the service sector, and natural resources. Since 2021, Edi has been assigned as Co-Sherpa of G20 Indonesia and Daily Coordinator I for Sherpa Track for the Presidency of the G20 Indonesia 2022 based on the Decree of the President of the Republic of Indonesia.

Edi has served as an Advisor to the Coordinating Minister for Economic Affairs on Economic and Maritime Relations (2019-2020), Assistant Deputy for Monetary and Balance of Payments (2015-2019), Head of Monetary Division (2013-2015), and Head of Monetary Policy Analysis (2009-2013) in Coordinating Ministry for Economic Affairs. Previously, Edi also worked at the Ministry of Finance from 1995 to 2009. In relation to the G20 Forum, Edi served as a delegate and head of the Indonesian delegation for the Employment Working Group (EWG) in Saint Petersburg (2013), Antalya (2015), China (2016), and Hamburg (2017).

Edi studied Economic Diagnostics, Econometrics and Forecasting, Public Finance, Digital Finance and Development. Some of the education and training that he has attended took place in Cape Town, Prague, Brussels, and Singapore. Edi obtained a Doctor in Economics from University of Indonesia (2014), a Master of Arts in Economics from University of Colorado (2001), and a Bachelor of Economics from University of Jember Indonesia (1994). In the academic field, Edi is currently an examiner at the Faculty of Economics and Business and a lecturer at the School of Strategic and Global Studies University of Indonesia, as well as a team of experts at the National Resilience Council.

Edi was awarded the Satyalancana Karya Satya X (2008) and XX (2016) awards from President of the Republic of Indonesia.

 

3. Staf Ahli Bidang Transformasi Digital, Kreativitas, dan Sumber Daya Manusia 

 

4. Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah

 

5. Staf Ahli Bidang Pengembangan Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi 

Staf Ahli Bidang Pengembangan Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi mempunyai tugas memberikan rekomendasi terhadap isu-isu strategis kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian terkait dengan bidang pengembangan produktivitas dan daya saing ekonomi.

( Ir. Lestari Indah, M.M )

Lestari Indah lahir pada tanggal 11 April 1962. Ia menempuh pendidikan Sarjana pada jurusan Teknik Sipil-Konstruksi di Universitas Indonesia (1986). Kemudian, Ia menyelesaikan pendidikan Magister pada jurusan Ilmu Manajemen Jalur Profesi, Keuangan, dan Perbankan di Universitas Indonesia (1998). Selain menempuh pendidikan formal dan pelatihan teknis di dalam negeri, Ia juga mengikuti pendidikan dan pelatihan di luar negeri antara lain: The Familiarzation of Masterlist Evaluation di Societe General DE Surveillance S.A; Economic Development of LDC's and Inward Foreign Direct Investment (FDI) di Taiwan; dan Globalize Change Management di London School of Economics, London-Inggris. 

Sebelum menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pengembangan Produktivitas dan Daya Saing Ekonomi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak tahun 2020, Ia pernah menduduki posisi sebagai Staf Ahli Bidang Pengembangan Daya Saing Nasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2018-2020). Sebelumnya, Ia meniti karir sebagai Aparatur Sipil Negara di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mulai tahun 1987 dengan mengemban jabatan antara lain sebagai Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal (2012-2018); Direktur Fasilitas Promosi Daerah (2011); Direktur Wilayah I (2010); Direktur Pelayanan Perizinan (2007). 

Ia mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya XXX Tahun pada tahun 2017 karena kesetiaannya terhadap Negara serta kecakapan dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Bagikan di | Cetak | Unduh