Profil Deputi IV (Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah)

Deputi IV (Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah)

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah 

( Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, MEM )

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 37 Tahun 2020 tentang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Deputi IV) mempunyai tugas menyelenggarakan koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan serta pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang ekonomi digital, ketenagakerjaan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah. 

Deputi IV menyelenggarakan fungsi:

  1. koordinasi dan sinkronisasi perumusan, penetapan, dan pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang ekonomi digital, ketenagakerjaan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah;
  2. pengendalian pelaksanaan kebijakan Kementerian/Lembaga yang terkait dengan isu di bidang ekonomi digital, ketenagakerjaan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah;
  3. pemantauan, analisis, evaluasi, dan pelaporan di bidang ekonomi digital, ketenagakerjaan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah; dan
  4. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. 

Profil Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah

Mohammad Rudy Salahuddin lahir di Jakarta pada tanggal 11 Juli 1968. Ia menempuh pendidikan Sarjana Teknik Sipil di Universitas Indonesia (1993). Kemudian Ia menyelesaikan pendidikan Magister di bidang Engineering Management di The George Washington University, Washington DC dengan gelar Master of Engineering Management (MEM) (1995). Pendidikan Doktoral ditempuhnya di universitas yang sama dan meraih gelar Doctor of Science (DSc) (2002).

Ia juga mengikuti beberapa pelatihan jabatan, baik di dalam maupun di luar negeri antara lain: Achieving Leadership Excellence Course di London School of Economics and Political Science (LSE) (2015); Training Course on FDI Innovation, Change Management and the Future of IPAs di London (2014); Diklat Kepemimpinan Tk. II LAN RI di Jakarta sebagai Lulusan Terbaik ke-II (2012); Designing e-Government for the Poor di Asian Development Bank Institute, Tokyo (2005); dan Telecommunication Policy Development Course di Korea Agency for Digital Opportunity and Promotion, Seoul (2004). 

Sebelum menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak tahun 2020, Ia pernah menduduki posisi sebagai Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2015-2020); Direktur Perencanaan Infrastruktur Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) (2014-2015); Direktur Pengembangan Promosi BKPM (2012-2014); Direktur Perencanaan Jasa dan Kawasan BPKM (2011-2012); Direktur Pameran dan Sarana Promosi BKPM (2010-2011); Direktur Pengembangan Promosi BKPM (2007-2010); Kepala Subdirektorat Pengembangan dan Pemanfaatan Energi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) (2006-2007); dan Kepala Subdirektorat Pos dan Telematika Bappenas (2002-2006). Selain itu, Ia juga menjadi Komisaris di beberapa perusahaan, antara lain: PT. Asuransi Tugu Pratama Indonesia, Tbk. dan PT. PNM Venture Capital, serta menjadi Dosen di beberapa Perguruan Tinggi di Jakarta. 

Di samping mengemban amanah sebagai Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ia juga tercatat sebagai Anggota Dewan Pengupahan Nasional masa jabatan 2020-2023; Anggota Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional periode 2020-2023; serta Komisaris PT. Sucofindo (Persero).

Ia mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya X Tahun pada tahun 2007 dan Satyalancana Karya Satya XX Tahun pada tahun 2016 karena kesetiaannya terhadap Negara serta kecakapan dalam melaksanakan tugasnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Bagikan di | Cetak | Unduh