Publikasi Berita

Berita

05 Jun 2020 14:17

Patuhi Protokol Kesehatan, Kemenko Perekonomian Gelar Salat Jumat Perdana di Kantor

Kantor Kemenko Perekonomian menggelar ibadah salat Jumat perdana di masa WFO Terbatas hari ini, Jumat (5/6). Penyelenggaraan ibadah tersebut dilakukan dengan protokol ketat pencegahan Covid-19. Seperti diberitakan sebelumnya, Sejak Rabu 27 Mei 2020 pekan lalu, Kemenko Perekonomian telah menerapkan sistem kerja Work From Office (WFO) secara terbatas.


29 May 2020 14:07

Menko Perekonomian Serahkan Bantuan APD dan Masker

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyerahkan bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat (29/5), di Jakarta. Airlangga menyatakan bahwa bantuan ini Ia serahkan untuk para pejuang garis depan dalam penanganan Covid-19.


25 May 2020 14:29

Halalbihalal Kemenko Perekonomian: Tingkatkan Layanan dan Prestasi di Era Normal Baru

Semangat Idulfitri diharapkan menjadikan jiwa dan kemanusiaan kembali kepada fitrah dengan ibadah Ramadan dan silaturrahmi. Secara daring keluarga besar Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar acara Halalbihalal Idulfitri 1441 H pada hari kedua Idulfitri (25/5).


24 May 2020 18:01

Hari Pertama Lebaran, Sekretariat Kemenko Perekonomian Gelar Halalbihalal Secara Daring

Hari ini (24/5), Sekretariat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar Halalbihalal Idulfitri 1441 H yang dilakukan secara daring. Diikuti lebih dari 100 orang pegawai yang tergabung dalam unit kerja kesekretariatan, acara ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan sari tilawah.


14 May 2020 15:22

Hadapi Pandemi, Pemerintah Ajak Masyarakat Terus Berdoa dan Berusaha

Pandemi Covid-19 telah membuat dunia berusaha keras untuk melakukan perbaikan. Selain berbagai usaha lahiriah yang telah dilakukan, tidak lupa Pemerintah juga menghimbau agar masyarakat juga senantiasa berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.


07 May 2020 14:06

Pemerintah Ajak Masyarakat Sempurnakan RUU Cipta Kerja

Terdapat beberapa alasan investor hengkang dari Indonesia antara lain karena adanya ketidakstabilan politik, kalah bersaing, efisiensi fasilitas produksi dan karyawan, kontrak kerja sama komersial berakhir, biaya produksi yang mahal, dan krisis global. RUU Cipta Kerja hadir dalam rangka memperbaiki hal-hal tersebut dan dapat membawa Indonesia melesat pada tahun 2045.